Aku benci
Aku benci
Kau tahu ????
Aku benci
Aku benci
Aku benci
Aku benci kamu berkata TIDAK
Aku benci kamu MELARANGKU
Aku benci kamu MENGHALANGIKU
Aku benci kamu BERKATA SEOLAH ITU UNTUK KEBAIKAN KU
Aku benci
Aku benci
Aku benci
Aku benci HINGGA AKU GAK TAU HARUS NGOMONG APA
Aku pengen teriak di DEPAN MU
Aku benci
Kau tahu ???
Aku benci
Aku benci karena aku PEREMPUAN
Aku benci karena kau PROTEKTIF
Aku benci
Tapi…gimana aku bisa BENCI
Sedangkan kau begitu menyayangiku
Semua yang kau lakukan demi kebaikanku
Walau kadang MENYAKITKAN,,,
Semua MENYAKITKAN
SEMUANYA….
Lalu kalau itu kebaikanku,,, mengapa AKU SEBEL ?????
Dan kau selalu menjawab, kau akan tahu pada akhirnya..
KAPAN???
KAPAN???
KAPAN???
Kau tahu,,, AKU BENCI KAMU TAPI AKU SAYANG KAMU
SAYANG KAMU BANGET…..
*menahan amarah dan tangis dan teriak dan gumpalan kesebalan mulai menumpuk di kepala !!!!
*sedang sebel sama beberapa orang yang MENYEBALKAN tapi MENJADI TUMPUAN HIDUPKU
Argh,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
*teriak, ngloyor pergi, membuang muka*
*sinting, glla, gak waras, gak genah, gak waras MODE ON!*

wehehehe…. keren
KAPAN itu jawabannya tentu satuannya WAKTU. Mungkin saat kamu sudah memiliki posisi yang sama dengan orang yang kamu BENCI TAPI SAYANG-i, atau pada momen yang lain saat menemui orang lain yang sama dengan posisimu saat ini namun menerima perlakuan yang berbeda, seperti yang kamu sukai, namun ternyata memunculkan hasil yang tidak menyenangkan. Pada saat itu mungkin kamu akan berkata, “syukurlah kemarin/dulu aku dilarang mengambil keputusan itu.”