Cerita_airaChma

8 Oktober 2009

nikah? n.i.k.a.h =)

Diarsipkan di bawah: isyu-isyu saat ini, positif, ternyata... — airachma @ 1:29 pm

Hari ini saya berbincang-bincang dengan seorang teman. Tentang apa, kau tahu? Tentang pernikahan. Tiba-tiba kami dikejutkan dengan sebuah kertas berwarna pink muda dan bersampul pink tua. Ya… sebuah undangan pernikahan. Begitu manis bukan? Dari temen satu angkatan, yang menikah dengan temen satu angkatan juga. Apa aku mupeng? Ow..tentu saya mupeng. Apa beberapa temen perempuan saya mupeng? Ya…sama seperti ku mereka mupeng.

Tapi perbincangan dengan temanku ini tidak membahas mengenai kemupengan kami berdua? Hehe.. hanya membahas, bagaimana membentuk perasaan saya ingin menikah ? bukannya kita tidak mau menikah, siapa sih cewek yang tak mau menikah? Tentu semua memiliki impian untuk berkeluarga dan memiliki anak-anak yang lucu *jiahhhh,,,,hihihi…* tapi keinginan untuk menikah satu bulan lagi, besok, atau sesaat setelah lulus,,itu belum terbayangkan. Kami berdua masih terbayang-bayang mengenai seperti apa kami di masa depan? (bukan masa depan menikah). Ketika kami telah lulus, akan jadi seperti apa kami? Wanita karirkah? Yang penting bagi kami *for this time* ingin bekerja, nggolek duwit dewe, melayani diri sendiri (yah…cewek, apalagi si selain shopping, travelling, dll), keluarga, kemudian kalau kami merasa ingin menikah, maka kami akan menikah *dengan catatan, wes duwe calon*. Maksudnya, ketika kamu belum bisa menghidupi dirimu sendiri, bagaimana bisa mau hidup berdua atau mungkin bisa bertiga? Trus, ketika belum punya pekerjaan bagaimana mau menghidupi keluarga? Menghidupi dirimu sendiri toh masih belum bisa. Dan aku mengangguk-angguk setuju ketika temanku mengatakan hal itu.

Terlalu subjektif memang. Tapi…jujur aku seneng kalo aku liat temenku nikah muda. Aku salut sama mereka. Mereka punya keberanian. Kalian tahu kan, bahwa menikah itu gak hanya memenuhi kebutuhan seksual sesaat. Tapi bagaimana seorang istri patuh kepada suaminya. Bagaimana seorang suami dapat menjadi imam bagi istrinya. Bagaimana mereka bisa membentuk komitmen untuk setia satu sama lain, tetap saling menyukai satu sama lain ketika mereka sudah menjadi gendut, keriput, dan penyakitan. Kalau sudah memutuskan untuk menikah, pasti minimal sudah siap dengan hal itu bukan? Aku salut..bener-bener salut,

Kata temenku, aku pengen nikah tapi aku je wedi … (masih takut). *teman cewekku yang lain.

Takut? Katanya takut..belum mantap. Ada temenku yang sudah pacaran bertahun-tahun lamanya, tapi dia bilang dia belum mantap dengan pasangannya. Dia sudah mantap dengan pasangannya ketika  pacaran. Tapi, dia belum mantap dengan pasangannya ketika sudah menikah. Dia masih takut, takut dengan keluarga pasangannya yang memiliki kebiasaan berbeda. Dan bukan hanya berbeda, tapi tidak sesuai dengan kata hatinya. Hingga, dia takut kalau hubungan ini sampai pernikahan, akankah dia bisa bertahan dengan kebiasaan keluarga pasangannya? *aku gak tau*

Itulah cewek, sensitif. Ingin semuanya berjalan seperti keinginannya. Tapi cowok juga gitu kan? Kalau tak bisa bekerja sama pasti akan berakhir..

Gak taulah..aku bingung aku nulis apa.. tulisan ini dari awal kayak gak ada permulaannya dan saat ingin mengakhiri, aku gak tau mau nulis apa, begitu banyak pertanyaan berkecamuk di dalam diriku, hingga aku bingung menuliskannya. Maaf untuk orang-orang yang udah baca tulisan ini.

******Buat temenku yang akan menikah, happy married say… semoga barokah, dan menjadi keluarga sakinah, amin… Dengan menghalalkan hubungan kalian, semoga Allah akan memberikan jalan yang lurus pada kalian berdua

Amin ya rabbal alamin

mari belajar untuk sedikit bersyukur

Diarsipkan di bawah: aku berkata ", kegiatan tulis-Q, positif, ternyata... — airachma @ 1:29 pm

Saya gak suka ?

Saya gak suka naik ?

Saya gak suka naik mobil ?

Saya gak suka naik motor ?

Saya gak suka jalan kaki ?

Saya gak suka naik angkot ?

Saat panas maupun hujan saya gak suka …

Saat panas saya gak suka naik motor, juga naik angkot

Saat hujan saya gak suka naik motor, dan gak suka naik mobil, tapi juga gak suka naik angkot *TIDUR AJA !!!!

Saat mendung saya gak suka naik motor, dingin, saya juga gak suka naik angkot

Saat macet saya gak suka naik mobil, dan gak suka naik angkot…

Lihatlah … kita telah disediakan begitu banyak pilihan untuk bertransportasi. Tapi, kita selalu manja. Saat menulis tulisan ini pun aku berpikir aku manja. Kalau mau melihat ke bawah, banyak yang gak punya motor, mobil, uang buat naik angkot, bahkan kaki untuk berjalan. Jadi, kalau kita telah disediakan oleh Allah begitu lengkap. Apa yang kurang ?

Tak ada…

Semuanya sempurna

Ups… ada yang kurang ternyata

Kita kurang bersyukur

Astaghfirullah… maafkan aku Ya Allah…

*didedikasikan untuk diri sendiri, dan orang-orang yang kurang bersyukur

20 Agustus 2009

j.e.r.a.w.a.t

Diarsipkan di bawah: Catatan tak penting, aku berkata ", gak jelas, ternyata... — airachma @ 4:12 am

Jerawat… 7 huruf itu. J.E.R.A.W.A.T

Dilema, akhir akhir ini (tepat bulan bulan terakhir ini) aku jerawatan, hiks…pentulan pentulan itu menganggu wajah indahku*wuekkkkk…hehe. Bukannya lebay atau gimana tapi sejak jerawat ini muncul, banyak yang nanyain dan itu membuatku sedikit tidak PD. Hehe…

Dengan merasa tidak bersalah*emang si.. mereka menanyakan kenapa aku jerawatan. “Rachma, koq kamu sekarang jerawatan?” atau “Ma, opo’o awakmu koq moro-moro jerawatan?” atau “Ma, ternak jerawat’a? hahahahaha” atau yang paling halus “Rachma, koq wajahmu jadi jerawatan, padahal dulu kan bersih banget?” hehe…*emang bener koq…

Kenapa ya? Kenapa jerawatan? Aku udah menghindari makanan berminyak dengan makan sayur-sayuran dan makan golongan ayam, daging gitu 1 kali seminggu*halah..padahal mau ngirit uang jajan, hahaha… trus aku juga udah gak mulai renang lagi,,, renang?

Iya renang..dua bulan kemarin aku mengambil les renang buat melatih kelincahanku (padahal sakjane yo gak iso renang, hehe). Awal mulanya wajahku bersih nyaris tanpa jerawat namun ada komedo, hehe.. tapi setiap abis renang (dua kali seminggu) aku mulai merasa  aneh dengan badanku*wajahku. Tiap abis renang selalu tambah item. Sekali dua kali berenang ku acuhkan saja,,, tapi kemudian protes-protes berdatangan*seperti biasa dari para fans*hihihi..temenku koq* “Ma, kamu tambah item ya?” atau “Ma, kamu abis berjemur ta?”, “Ma, koq wajahmu gak bersinar lagi? Padahal dulu khan bagus wajahnya” piye yo… dikomentari gitu jujur ya seneng, artinya kan dulu aku cantik,,,haha.. tapi koq belakang-belakangnya mereka ngomong aku item? *lumayan sedikit menurunkan kepercayaan diri, wakakaka… tapi dengan sabar aku melayani pertanyaan mereka satu persatu dengan jawaban “iya, aku sekarang renang. Mungkin gara-gara renang ya kulitku jadi item? hehehe”

Gak hanya berhenti sampe disitu…setelah kulitku menghitam, dilanjutkan dengan jerawat-jerawat muncul, aku heran kenapa wajahku ini? Secara drastis berubah, tapi lama-lama aku gak begitu peduli, mungkin cuman beberapa minggu aja. Tapi..apakah hanya beberapa minggu? TIDAK!!! Sampe kemarin aku ketemu temen-temen SMA, mereka bilang “Wawa…koq wajahmu jadi begitu?” atau “Wawut, wajahmu opo’o? dulu kan gak jerawatan?” mbuhhhhh….. makin lama makin sebel juga ditanyain kayak gitu,,, hehe.. sampe-sampe mereka nawarin dokternya buat aku datangin,, hehe..ckckckck… tapi aku bilang “Iya, ntar aja tunggu bulan depan ya..” hehe*bulan depan bangeeettt…

Dan ternyata pas aku facial untuk pertama kalinya, semua pegawai (entah perasaanku aja atau bukan) melihatku dengan pandangan kasihan seolah mereka ngomong “Ya ampun mbak…koq wajahnya bisa kayak gitu si?” hihi…*ketawa miris* trus pas konsultasi sebelum facial kata mbak dokternya yang cuantik…*di salon itu emang kebetulan disediakan konsultasi sebelum facial, buat diliat apakah wajah kita boleh di facial atau gak, atau kalau misal facial,ntar facialnya gimana* bahwa di kolam renang itu mengandung kaporit dan kaporit itu merusak wajah,,, oh no… apalagi aku kalo renang langsung nyemplung ajah, kagak pake sanblok (sunblock)..hehe…

Omigod…ternyata…salah satu factor pemicu jerawat di wajahku adalah renang..ckckckck..terpaksa harus menunda renang hingga aku punya sanblok. Kapan aku punya sanblok? Ntar..ntar…kalo aku udah punya duit. Kapan aku punya duit buat beli sanblok? Kapan kapan…

Nb.

Gak ada yang mau belikan aku sanblok tah? Hohohoho…

5 Agustus 2009

bola bola coklat ^_^

Diarsipkan di bawah: Resensi, aku berkata ", isyu-isyu saat ini, resep, ternyata... — Tag: — airachma @ 5:52 am

yummy… hoho…

sedang pingin buat kue.. hehe… kemarin 1 hari bener bener nganggur gak ada kerjaan. mau nyemil juga gak bisa, coz lagi puasa.. hm.. sambil nyampu mikir-mikir enaknya ngapain ya *hihi..

langsung terbersit ide…

1. buat kreasi flanel

2. buat kue

nah.. dari 2 hal itu yang gak mungkin dilakukan pas puasa ya buat kue..akhirnya disingkirkan..hehe..tapi seiring berjalannya waktu malah makin menjadi jadi keinginan ini… enaknya buat apa ya??? finally telah diputuskan akan buat bola-bola coklat.

KENAPA BOLA-BOLA COKLAT?

1. Yang ada di pikiran cuman itu

2. Masak kue tart?

3. *mikir

4. *masih mikir

5. *sedang mikir

6. gak tau ah…..*pegel dewe

tapi… seingatku buat bola-bola coklat itu mahal… jadi..butuh waktu mengumpulkan duit.. hehe…sembari nunggu duit jatuh dari langit..ini lagi browsing cara membuat bola-bola coklat, dan hasilnya :

*serius mode OON upss… ON

Bahan :
Biskuit marie
Susu kental manis rasa coklat
Coklat meyses warna warni

Cara membuat :

  1. Hancurkan biskuit marie di dalam wadah sampai jadi remah-remah
  2. Campurkan dengan susu kental manis sampai adonan bisa dibentuk
  3. Bentuk seperti bola dengan ukuran sesuai selera
  4. Gulungkan di piring ceper yang berisi meyses
  5. Masukan ke dalam kulkas agar meyses tidak mudah lepas
  6. Sajikan di atas cup kecil dan tancapkan bendera di atasnya

Ide lain:
Selain menggunakan meyses, kue bola bisa dicelupkan ke dalam dark cooking chocolate yang sudah dilelehkan. Setelah lapisan coklat beku hias lagi dengan white cooking coklat leleh menggunakan kantong plastik yang sudah dilubangi ujungnya, lalu bentuk coret-coretan.

ini dari http://reseppraktis.blogsome.com/2006/01/17/bola-bola-coklat/

yang ini resep bola-bola coklat agak mewah plus mbulet, dan MANTAP,,hoho

Ukuran porsi: 20 potong

Bahan-bahan

  • 250 gram biskuit coklat
  • 50 gram kismis, cincang kasar
  • 2 sendok makan rum
  • 1/2 sendok teh pasta moka
  • 125 cc susu kental manis coklat
  • 100 gram coklat/meisjes
  • 5 buah ceri merah, potong dadu kecil

Cara membuat

Haluskan biskuit coklat hingga benar-benar halus, lalu tambahkan kismis, rum, pasta moka, dan susu kental manis coklat, aduk hingga rata.

Bagi adonan menjadi 20 bagian, bentuk menjadi bola-bola, lalu taruh dalam wadah, simpan dalam kulkas selama 2 jam agar padat.

Celupkan bola-bola coklat ke dalam sisa susu kental manis coklat, angkat, gulingkan dalam coklat/meisjes hingga rata, lalu taburi atasnya dengan sebagian ceri merah.

yah..meski ini bukan resep saya..tapi setidaknya sudah membagi hasil browsing hehe…*ngeles,,membela diri..

kalo ada yang punya resep kue imel ke aku yah.. aira.chma@ymail.com

bola bola coklat

bola bola coklat

23 Maret 2009

Yang Penting sehat Cui…

hh…capek..

semuanya datang bertubi-tubi,,, tugas kuliah, PKM GT, PKMM, Coca Cola (yang masih dalam tahap penawaran dengan pihak manajemen buat pembatalan), MIMO Printing, Mapres, Ngalam Kerr!!!

Oalah… Ya Allah..berikanlah kekuatan pada hambamu yang lemah ini, tuk selalu mengucapkan syukur padamu…dan terima kasih Ya Allah…karena di semua kesibukan ini, aku masih bisa menghirup udara, makan, dan mengucapkan syukur pada MU.

Hanya satu hal yang kuharap dari semua kesibukanku ini, aku hanya ingin agar semua berjalan dengan maksimal sesuai dengan kemampuanku, lalu agar kesehatanku terjaga sepenuhnya. Hiks…setelah kemarin sempat sakit, gara-gara banyak tugas *lebai…* hihihi…aku sudah tak nafsu makan lagi, tak nafsu… huhu…mungkin ini karena kaget juga. Sebab, sebelum semester 6 aku selalu tidur bayi, yaitu tidur jam 7 atau jam 8 malam,,, tapi sekarang…jam 12 aku baru masuk kamar dan tidur… bukan karena kerajingan nonton sinetron, tapi setelah pulang kuliah jam setengah 9 malam, langsung dilanjutkan dengan mengerjakan tugas-tugas kuliah,, di depan laptop pula. Hehehe… besok paginya bangun jam 5 shalat shubuh, trus tidur lagi, bangun jam setengah 6, langsung di depan laptop lagi, mengerjakan tugas kuliah lagi sampe jam 6 pagi…

Belum berakhir penderitaanku, langsung belanja, bersih-bersih rumah, kemudian kuliah (kalo masuk jam setengah 10) huhu..berasa bener-bener merasakan penderitaan tugas kuliah. Akibatnya, makan ku gak teratur, padahal aku jenis orang yang kalo gak makan bakal gak bisa mikir, tapi sepertinya ini sudah terpaksa, hingga lupa makan. Sedangkan akibat ke fisik badanku jadi pegel, wajahku tak pernah kuurusin lagi (tidaaaaaaaaakkkkkkkk…….), ditambah dengan rambut yang jarang keramas, *intinya hiiiiy… Untungnya, aku sudah mulai disiplin dengan tubuhku untuk selalu bergerak kesana-kemari, biar gak sering pegel-pegel ataupun gak seger(kusam gitu…).

Jadi, mulai awal semester 6 ini, sudah kuputuskan untuk senam…hehehehe… eits…tunggu dulu kawan-kawan. Apakah saya mengikuti senam untuk menguruskan badan? TIDAK!!! Beberapa orang beranggapan seperti itu. Tapi menurutku,, kalau mau kurus lewat senam ada caranya sendiri, yaitu jaga pola makanmu terutama setelah senam. Namun pada dasarnya aku ikut senam hanya untuk membiasakan badan untuk bergerak, malah mirisnya..setelah beberapa minggu ikut senam ada yang bilang aku tambah SUBUR!!! Huhu..alias gendut… tidakkkkk*menjerit-jerit… gimana gak tambah gendut, coz setelah senam aku lapar banget, langsung deh…ambil makan trus makan dan makan lagi…hehehe… capek dehhh….

Salah seorang senior ku di kampus yang juga ikut senam tiba-tiba saat di kampus mendatangiku dan berkata “heh..ma beratmu mundak opo ra?” (beratmu naik apa tidak?) kujawab saja iya… tapi sepertinya ini efek dari senam mbak..hehe “oalah….aku koyoke yo pisan, wingi nimbang koq tambah berat badan” (oalah…aku juga, kemarin aku timbang koq beratku juga naik)

Tuh khan… hihi…terbukti,,, walaupun mengikuti senam tapi bila tak didukung dengan makan yang teratur dan sedikit mengurangi jatah makan, pasti tidak akan menurunkan berat badan,,, TAPI MAH…YANG PENTING SEHAT CUI….

Tulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.